
bidadari malam
Merepih kesunyian dalam sepi malam
Mencari dalam kesendirian
Ketika malam tak lagi tentangmu
Dan pijar lentera meredup di tepian
Sungai hati bermuara di cakrawala jiwa
Buih-buih ombak bawa dirimu menjauh
Jauh, akankah kembali?
Datang, bisakah mengisi?
Jiwa-jiwa yang kosong
Ditingkahi hati yang hampa
Bidadari Malam
Renjana menghantar raga
Di ujung senja menebar asa
Mendekaplah
Rasakan setiap helai nafas
Nafas yang ada karnamu
Nafas yang ada hanya untukmu
Sepotong rendezvous kembali
Terlintas bayang senyum
Terdengar kepak sayap
Sekeping jiwa ku susun dalam hati
Membentuk wajah sang pencipta mimpi
Alunan swara yang datang dari langit
Mencari damai di swargaloka
Wahai titisan malaikat surga
Yang menemani tidur panjang
Yang mengelus mimpi dengan keindahan
Menjelmalah!
Mengejawantah dalam indah rupa Bidadari
Titipkan damai di atas bintang
Membelai tubuhku dengan tangan-tangan cinta
Selimuti raga dengan lembaran kehidupan
Tersenyum dalam dinginnya malam
Buai Sang Pujangga dan antarkan ia tidur tenang
Beri mimpi terindah tentang dirimu
Selamat tidur Bidadari
Pejamkan mata dan kita bersua di bunga tidur
Bidadari, ketika pagi tiba
Ketika embun menetes di ujung daun
Ketika matari muncul di ufuk timur
dan cahaya membias
Ku pinta, jangan pergi
Tetap disini, dipelukanku.
4
slamat malam cinta
Cinta memanggilku
Segera kuberlari meghampiri
Meski harus kutempuh
jalan berbatu dan berliku
Kan kuserahklan diri
kedalam rangkulan sayap2nya
Sekalipun duri2 yg bersemayam dibalik sayapnya
akan melukaiku
Ku bisikan cinta
Mungkin cinta kan membawaku
terbang tinggi ke kumpulan bintang2
Namun dia juga akan mencabik2
Satu nafas terhembus adalah kata
Angan, debur, dan emosi tercampur
Dalam jubah terpautanTangan kita terikat…
bibir kita menyatu
Maka setiap apa yang terucap
Adalah sabda pandita ratu
Di luar itu pasirDi luar itu debu
Hanya pasir meniup saja lalu hilang
Terbang tak ada
Tapi kita tetap menari
Tarian cuma kita yang tahu
Jiwa ini adalah tanduDuduk saja
5
malamku tanpamu
Tanpamu..
malam ini terasa sepi sekali.
hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan.
Kadang nyaring. menyentak lamunanku.
Kadang pilu. menggugah sudut hatiku.
Mengusik segala diamku. Kembalikan kenangan waktu itu.
Saat-saat kau ada bersamaku….
Suara rintik-rintik air hujan itu..
mengikuti detak-detak jantungku. terasa semakin bernada.
seakan mengajakku melangkah untuk berdansa.
satu… dua… satu.. dua…
aku berdansa. berputar. menari.
dalam irama ilusi. aku semakin asyik bermimpi…
Aku terus menari. terbang. melayang.
sampai menembus gumpalan awan. halus. lembut.
tersentuh oleh ujung-ujung jariku.
putih. biaskan cahaya indah di pelupuk mataku.
Aku terus menari. menghibur diri. mengisi sepi.
mengukir rasa pada hari-hari ini. tanpamu.
aku tenggelam dalam nadaku.
terlarut dalam rangkaian kata-kataku.
Aku terus menari. dan akan tetap menari.
sampai kau datang mengganti.
sampai kau kembali mengusir malam yang sepi…
Saat Kehilangan DIrimu!!!
6
terhempas cinta
bilur-bilur rindu mengering
pada pucuk-pucuk daun menguning
pada tunas-tunas pohon meranggas
melambai ringan bagai selembar kertas
jatuh
terkulai
lemas
tak bernafas
hembusan bayu kemudian menjentiknya
lalu menghempaskannya pada gugusan karang
hancur
rucah di antara debur
sayap cinta ini telah patah
sebelum matahari naik ke tengah
bilur ini telah berai
sebelum ombak sampai ke pantai
7
sembunyikan aku
“Sembunyikan Aku”
sembunyikanaku
sembunyikan di antara serpihan salju
atau pucuk-pucuk pohon pinus
menyeruak dari balik hiasan-hiasan pohon terang
merah hijau kuning emas gemerlapan
sembunyikan aku
sembunyikan dalam belaian tangan-tangan lembut
yang dulu sering mengepang rambutku
waktu pagi kotaku masih tertutup kabut
dipecah derai canda dari seberang kali
sembunyikan aku
sembunyikan di sela-sela gelak tawa bocah
menggeliat tergelitik perut kecilnya
kekeh-kekeh geli penghangat ruangan
sembunyikan aku
sembunyikan di bawah bantal
di balik tirai jendela
lembar-lembar buku harianku
bayang-bayang usang berkelebat
sembunyikan aku
8
ingin ku miliki dirimu
Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t`lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..
9
hidup tanpa kekasih
Kenangan lama tersirat kembali…
Tat kala sepasang kekasih terlihat..
Melintas dengan mesranya di depanku..
Begitu indah ceritanya, akupun terpana..
Serasa lembarang usang kembali terpampang..
Di meja lamunan ketika kuputuskan smuanya..
Aku terpuruk dalam kekeluan…
Dan masa indah lalu hilang sekejap mata..
Hidup tanpa kekasih bagiku melayang..
Suka ada dan dukapun tak hilang…
Tak jauh berbeda saat kasih bersama..
Lebih indah, daripada terjalin sendirian…
Namun kucoba dan terus kucoba..
Agar tangan ini tetap bisa menggenggam..
Sejuta rasa yang sempat tertahan..
Hingga saatnya tiba, penggantinya kutemukan..
10
tidurlah kasih
indah malam yang kurasakan
membuat jiwaku terlapuh besama rindu
ingnku genggam kasih sayangmu
ingnku dekap harum tubuhmu
dalam binarnya sinar rembulan
aku kirimkan malaikat-malaikat kecilku
untuk mnjaga mimpimu
tidurlah kasihhhhhhhh
aku akan slu ada dekat denganmu
11
cintaku adalah
Kubayangkan dalam tatapan kekosongan..
Adakah manusia yang hidup tanpa rasa..
Dimanakah dunia bila cinta tak tercipta…
Nafas hanya sekedar nafas tanpa hawanya..
Keangkuhan timbul dan egopun merajalela..
Aku takkan bisa merasa dalam keindahan dunia..
Bila kusesak dalam kebimbangan alam..
Bila cinta membahana, tertahan dalam pakuan..
Andaikata kudapat ungkapkan semua..
Namun adakah cinta dapat terungkap dengan mudah?
Tuk berkata saja, bagaikan terseret arus..
Tubuh melangkah, namun bibir enggan berkata..
Sayangkan aku dalam segala anugerah..
Bagi Dia yang telah ciptakan padaku..
Rasa sayang, kasih dan cinta yang besar..
Hinggaku sungguh mengerti,apa tujuanku lahir di dunia..
Sabtu, 06 Juni 2009
puisi - puisi cinta 1
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar